Senin, 01 November 2010

0 PROGRAM MAGANG USAHA

PROGRAM MAGANG USAHA

Sebagaimana kita ketahui, persaingan ekonomi semakin ketat, beberapa dekade belakangan industri sepeda motor dan mobil mengalami peningkatan yang signifikan, bahkan untuk di daerah perkotaan hampir di setiap rumah bertengger sepeda motor dan juga mobil. Saya ambil contoh, rata-rata di setiap rumah / perumahan yang ada di kota Semarang baik di lingkungan perumahan elite maupun menengah bahkan di lingkungan kampung selalu ada yang namanya kendaraan, baik roda dua maupun empat, dan hampir di setiap rumah tersebut akan ter-parkir lebih dari satu sepeda motor atau mobil.

Melihat kondisi yang demikian, kita bisa memanfaatkan situasi tersebut, tentu saja pemanfaatan untuk mencari peluang ekonomi. Anda bisa bayangkan berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk melakukan biaya perawatan maupun perbaikan kendaraan tersebut. Kita bisa lihat banyak sekali berdiri bengkel - bengkel untuk melayani kendaraan baik roda dua maupun empat yang memerlukan perawatan dan perbaikan. Namun dari sekian banyaknya bengkel yang berdiri, hampir 70% bergerak di perbaikan dan perawatan mesin, sekitar 15% di bidang body kendaraan, dan untuk yang 10% bergerak di aksesoris sedangkan yang 5 % di spesialisasi perbaikan dan perwatan onderdil / suku cadang. Jadi melihat hal tersebut, rata-rata bengkel yang berdiri merupakan layanan jasa secara umum, sehingga tidak mempunyai spesifikasi terhadap layanan jasa yang diberikan kepada customernya.

Melihat peluang tersebut, kami bengkel yang bergerak di spesialisasi shockbreaker, baik roda dua maupun roda empat yang sudah lama berdiri di kota Semarang, +/- 20 tahun ingin membuka kesempatan kepada generasi muda yang ingin belajar serta menjadi pengusaha.Perlu diketahui, di kota Semarang bengkel spesialisasi shockbreaker sangat sedikit. Sehingga hal tersebut masih banyak memberikan peluang usaha.

Kami bertekad ingin membagi ilmu tentang segala seluk beluk shockbreaker baik kendaraan roda dua maupun roda empat dengan segala jenis dan tipe.

Anda tertarik untuk mendapatkan peluang usaha tersebut ?

Kami siap membantu anda ?

Ingin tahu lebih lanjut ?

Hubungi kami secepatnya, dan disetiap bulan kami hanya menerima satu orang saja untuk mengikuti PROGRAM MAGANG USAHA PERBAIKAN DAN PERWATAN SHOCKBREAKER.

INGAT !!!!!!!

HANYA SATU ORANG SATU BULAN

Program ini kami buat dengan target 1 bulan peserta sudah mahir dan siap membuka usaha sendiri.

Kami jamin hal tersebut dengan program pendamping usaha, dimana setelah peserta mengikuti program ini dan membuka usaha sendiri, kami tetap melayani konsultasi dengan peserta, sehingga dengan demikian hubungan peserta dengan kami tidak akan putus, karena kami mengedepankan asas kekeluargaan untuk kemaslahatan bersama.

FASILITAS SELAMA MENGIKUTI PROGRAM MAGANG :

  1. BAHAN PRAKTIK DI SEDIAKAN
  2. PERALATAN DI SEDIAKAN
  3. PRAKTIK LANGSUNG
  4. MAKAN SIANG

WAKTU :

HARI : SENIN SAMPAI SABTU

JAM : 08.00 S/D 16.00

LAMA MAGANG :

1 BULAN

BIAYA :

5 JUTA RUPIAH

SETELAH PESERTA SELESAI MENGIKUTI PROGRAM INI, AKAN MENDAPATKAN SATU PAKET PERALATAN SERVICE SHOCKBREAKER (ALAT TIDAK ADA YANG MENJUAL / TIDAK TERSEDIA DI TOKO)

ANDA TERTARIK ?

HUBUNGI KAMI DI :

BENGKEL SHOCKBREAKER MOBIL / MOTOR

RESTU IBU

Jl. Menjagan Raya No. 2C

Semarang

Kontak :

Bapak Syahril : 081 565 16 229

Rabu, 15 September 2010

0 PAMIT

Setelah kita masrahke pengantin kakung, kemudian kita akan mengikuti sederet acara upacara adat, mulai dari panggih sampai puncaknya biasanya diisi dengan hiburan, nah setelah hiburan berjalan beberapa saat, biasanya kita akan memohon diri untuk meninggalkan tempat atau pamit.
Dalam pamit ini, sebetulnya juga tergantung dari acara yang disusun oleh pranotocoro, kadang acara pamit sering dijadikan satu pada saat kita masrahke pengantin. Namun untuk lebih afdolnya, kita melakukan pamit pada acara tersendiri.
Berikut salah satu contoh pamit.

Nuwun sagunging poro lenggah, kakung sumawono putri, rehning anggen kulo marak sowan hanganti putro penganten kakung dalasan pangambyong sampun sawatawis soho sampun hanampi pakurmatan arupi aruh, lungguh, suguh, ingkang sayektos mboten hangkuciwani, pramilo kunjuk dumateng bopo soho ibu ...............(beksan) kalihanano kulo dalasan kadang kadeyan bade nyuwun pamit, lengser saking ngarso panjenengan.

Mugi-mugi sapengker kulo, pamangku gati tansah manggiyo suko basuki, semanten ugi putro penganten kekalih, saget atut runtut, wiwit donyo dumugi delahan. Kanti sesanti rahayu ingkang sami pinanggih, widodo nir ing sambikolo.

Nuwun.

Selasa, 14 September 2010

0 PASRAH TEMANTEN



Dalam upacara pengantin adat jawa tengah, pasrah temanten kakung biasanya mendapat urutan acara yang pertama setelah pembawa acara atau panoto acoro membuka acara tersebut.
dalam kesempatan kali, saya ingin membagi sedikit pengalaman yang saya dapat pada saat ikut pembelajaran panoto acoro di Pondok Seni 29 Semarang, dimana yang memberikan pelajaran atau guru adalah Ki Warseno.

Pada saat kita memasrahkan temanten, perlu diingat bahwa kita berdiri didepan sendiri, kemudian diikuti bapak si penganten di sebelah kanan, temanten kakung di tengah kemudian ibu penganten di sebelah kiri.


Sebelumnya saya mohon maaf bila ada kesalahan tulisan karena saya baru tahap belajar.
Inilah salah satu Pasrah Temanten Kakung :

Nugroho soho sih wilasaning gusti, mugi tansah kajiwo, kasariro dumateng kito sedoyo, waradin sagung dumadi.

Nuwun sagunging poro tamu kakung sumawono putri, wredo mudo ingkang hanggung marsudi luhuring kautaman. Langkung-langkung poro sarjono sujaning budi, miwah poro alim ulama, kyai ingkang siyang ratri, tansah sumanding kitab suci, sarono kiblating panembah soho panuntuning budi luhur.

Saderengipun kulo matur, langkung rumiyin kulo nuwun gunging pangaksami jalaran kulo kumowantun munggel pangandikan, nyahak kamardikan dumateng panjenengan sami. Jalaran awrating jejibahan kulo minongko talanging atur saking pepunden kulo bopo ................... sekalian garwo.

Wigatosipun kinen nyowanaken putro calon pinangantin kakung ingkang sesilih bagus ......................

Saderengipun kulo hanjangkepi atur, salam taklim saking panjenenganipun bopo soho ibu .................. mugi katur dumateng panjenenganipun bopo soho ........(beksan).

Soho lampah kulo anganti putro calon pinanganten kakung dalasan pangombyong, wiwit saking tlatah .......... dumugi papan meniko lulus raharjo tanpo pambeng satunggal punopo.

Kajawi saking meniko, minangkani pamundutipun pamangku gati, mbokbilih ing titi wanci wekdal puniko, kulo sampun kasembadan nyowanaken putro calon pinanganten kakung pun bagus ........................ ingkang bade anjatu krami atmojo putri saking panjenenganipun bopo soho ibu .................(beksan) ingkang sesilih rara ayu ...........

Mugi-mugi berkah pangestunipun poro sepuh miwah rahmating gusti ingkang moho agung, andayanano dumateng putro kekalih anggenipun sami bangun bebrayan. Satemah anyipto kaluargo ingkang sakinah, mawadah, waromah. Jumbuh kang ginayuh, sembodo kang sinedyo, dadi kang kaesti.

Sagunging poro pepunden, mbok bilih hamung meniko ingkang saged kulo aturaken, wulayan saking pepunden kulo bopo soho ibu ................ lumantar kawulo. Mestikemawon gonyak ganyuk kurang anuju prono, jalaran kiranging sesrepan, cubluking pangertosan. Nglengggono kulo hamung titah sawantah, tasih kasinungan kalepatan.

Awit saking puniko, kunjuk dumateng poro sesepuh, keparengo kulo nuwun lumunturing sih pangeksomo.

Nuwun.




Senin, 13 September 2010

0 PRANOTOCORO TEMANTEN

Dalam kehidupan kita, banyak sekali upacara-upacara adat yang sering kita laksanakan, mulai dari kenduri untuk selamatan jabang bayi hingga sampai upacara meninggal dunia. Semua upacara tersebut tidak lepas dari adanya pembawa acara pranotocoro. Untuk itu, saya berkeinginan untuk bisa sama-sama melestarikan pembawa acara dalam bahasa Jawa atau yang biasa disebut pranotocoro. Namun demikian, saya mohon dukungan teman-teman semua untuk mengkoreksi apa-apa yang saya sajikan ini, sehingga kedepannya akan semakin baik dan pembawa acara ini bisa dimengerti oleh para muda mudi kita, yang saat ini sepertinya telah kehilangan roh nya sebagai orang Jawa, karena sebagian besar muda-mudi kita terutama yang berdomisili di kota sudah jarang sekali menggunakan bahasa Jawa.
Untuk itu, saya menampilkan beberapa contoh pranotocoro, namun karena keterbatasan pengetahuan dan waktu, saya akan menyajikan secara bertahap. Mudah-mudahan ini dapat berkenan dan menjadi sesuatu yang bisa kita terapkan.
Diantaranya adalah :

Pasrah Temanten
Pamit

Semoga berkenan

Nuwun

1 Pondok Seni 29 Semarang

Pondok Seni 29 Semarang didirikan dengan maksud dan tujuan untuk ikut serta dalam mempertahankan kebudayaan nusantara, terutama kebudayaan Jawa umumnya, kebudayaan Jawa Tengah khususnya. Pondok seni didirikan sejak Maret 2010 dan berlokasi di Jalan Kalicari Tengah III. RT.02 RW.IX Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang.
Pondok Seni 29 Semarang telah melakukan kegiatan-kegiatan yang berupa pengajaran tentang seni :
  • Pembawa acara dengan bahasa Jawa atau lebih dikenal dengan sebutan pranata cara.
  • Macapat
  • Seni merangkai baki lamaran
  • Seni lukis untuk anak
  • Seni mewarnai wayang kulit
  • Kerajinan dari bahan sampah (daur ulang)

 

Agus Semarang Blog,s Copyright © 2012 - |- Template modified by Kampung Jawa dot Com - |- Powered by Blogger.com - |-